Usut Tuntas Kerusuhan Papua, Polisi Tangkap Wakil Ketua ULMWP

Usut Tuntas Kerusuhan Papua, Polisi Tangkap Wakil Ketua ULMWP
155 Views

Keseriusan Polisi dalam mengungkap kerusuhan di Papua dan Papua Barat patut diapresiasi.

Polisi pun masih melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Puluhan orang bahkan telah ditetapkan DPO.

Sampai saat ini polisi telah menetapkan 31 orang tersangka terkait kerusuhan di Jayapura, 10 orang di Timika, dan 14 orang di Kabupaten Deiyai. Ada total 55 orang yang ditetapkan sebagai tersangka di Polda Papua.

Adapun di Papua Barat, polisi menetapkan di 30 orang tersangka dan 20 orang lainnya sebagai buronan. Dari jumlah tersebut, 15 orang menjadi tersangka di Manokwari, di Sorong 11 tersangka dan 11 DPO, Fakfak tiga tersangka dan delapan DPO, serta Teluk Pintoni satu tersangka.

Namun upaya Polri tak berhenti sampai disitu, Polda Papua akhirnya berhasil menangkap Wakil Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Buchtar Tabuni. Penangkapan dilakukan di daerah Wamena, Papua, pada Senin (9/9) lalu.

Penangkapan dalam rangka menjamin kedamaian dan keamanan baik di Jayapura, maupun di beberapa daerah Papua dan Papua Barat,” ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Grandkemang, Jakarta, Rabu (11/9).

Dedi mengatakan, sampai saat ini Buchtar Tabuni masih diperiksa oleh penyidik. Menurutnya, peranan Buchtar Tabuni juga belum dapat dibeberkan karena masih dalam pendalaman.

Masih didalami penyidik Papua,” ujar Dedi.

Untuk diketahui, penangkapan Buchtar Tabuni terkait dengan sejumlah unjuk rasa yang berakhir dengan kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Unjuk rasa yang terjadi merupakan respons atas pengepungan asrama mahasiswa Papua yang diwarnai dengan ujaran rasial di Surabaya.

Untuk itu masyarakat Papua diharapkan tetap mendukung Polri dalam menumpas oknum provokator dan kelompok separatis serta bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *